Program Studi S1 Farmasi STIKes Salsabila Serang merupakan program pendidikan tinggi yang menyelenggarakan pembelajaran sesuai dengan Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Program studi ini berkomitmen menghasilkan tenaga kefarmasian profesional yang memiliki kompetensi akademik dan praktis, berdisiplin tinggi, serta berakhlak mulia sebagai wujud tanggung jawab terhadap profesi di bidang farmasi.
Selain dibekali kemampuan teknis kefarmasian, mahasiswa juga diberikan berbagai keterampilan pendukung, salah satunya pharmapreneur, yang mendorong jiwa kewirausahaan dan inovasi di bidang kefarmasian. Dengan demikian, lulusan diharapkan mampu menjawab kebutuhan masa depan, adaptif terhadap perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta memiliki daya saing global. Lulusan S1 Farmasi STIKes Salsabila Serang juga dibekali kemampuan pemanfaatan teknologi secara terampil serta komitmen untuk terus memperbarui pengetahuan agar mampu bersaing secara sehat di dunia kerja.
Waktu studi Program Studi S1 Farmasi ditempuh selama 4 (empat) tahun dengan total beban studi 155 SKS. Proses pembelajaran meliputi perkuliahan teori di kelas, praktikum di laboratorium, serta praktik kerja lapangan (magang). Setelah menyelesaikan seluruh tahapan pendidikan, lulusan akan memperoleh gelar Sarjana Farmasi (S.Farm.).
VISI PROGRAM STUDI S1 FARMAMSI
Menjadi Program Studi yang Menghasilkan Sarjana Farmasi Berkarakter Enterpreneurship yang Unggul di Tingkat Nasional dalam Penguasaan IPTEK Kefarmasian Berbasis Kearifan Lokal yang mendukung pelayanan Kesehatan Holistik
MISI PROGRAM STUDI S1 FARMASI
- Menyelenggarakan pembelajaran yang unggul di tingkat nasional melalui kurikulum sarjana farmasi berkarakter entrepreneurship berbasis kearifan lokal yang mendukung pelayanan kesehatan holistic.
- Mengintegrasikan kegiatan dan hasil penelitian di bidang farmasi yang berkarakter entrepreneurship berbasis kearifan lokal yang mendukung pelayanan kesehatan holistik
- Mengintegrasikan kegiatan dan hasil pengabdian masyarakat di bidang farmasi, berkarakter entrepreneurship berbasis kearifan lokal yang mendukung pelayanan kesehatan holistik.
- Menggunakan tata kelola dan jejaring kerjasama dengan institusi di tingkat nasional maupun internasional untuk memfasilitasi kegiatan pembelajaran yang berkualitas dan berkelanjutan
TUJUAN PROGRAM STUDI S1 FARMASI
- Menghasilkan Sarjana Farmasi Berkarakter Enterpreneurship yang Unggul di Tingkat Nasional dalam Penguasaan IPTEK Kefarmasian berbasis kearifan lokal yang mendukung pelayanan kesehatan holistik
- Menghasilkan integrasi kegiatan dan hasil penelitian di bidang farmasi yang berkarakter entrepreneurship berbasis kearifan lokal yang mendukung pelayanan kesehatan holistik
- Menghasilkan integrasi kegiatan dan hasil pengabdian masyarakat di bidang farmasi, berkarakter entrepreneurship berbasis kearifan lokal yang mendukung pelayanan kesehatan holistik.
- Menghasilkan kegiatan pembelajaran yang berkualitas dan berkelanjutan yang difasilitasi tata kelola dan jejaring kerjasama dengan institusi di tingkat nasional maupun internasional.
Materi Pembelajaran
Program Studi Sarjana Farmasi memiliki beban studi sebesar 155 SKS yang mencakup perkuliahan teori, praktikum laboratorium, praktik kerja lapangan, sidang komprehensif serta skripsi/tugas akhir. Program pendidikan dirancang untuk diselesaikan dalam 8 (delapan) semester dan dapat ditempuh paling lama 14 (empat belas) semester untuk memperoleh gelar Sarjana Farmasi, yang terdiri dari:
- Mata kuliah teori : 110 SKS
- Mata kuliah praktikum : 23 SKS
- Mata kuliah Magang : 12 SKS
- Mata Kuliah Pilihan : 10 SKS (MK pilihan yang disediakan 44 SKS)
Keseluruhan mata kuliah tersebut tersebar dalam 8 (delapan) semester, mulai semester 7 mahasiswa dapat memilih mata kuliah pilihan sesuai dengan bidang minatnya.
Prospek Karir
Bidang farmasi merupakan sektor yang terus berkembang seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan masyarakat. Lulusan Program Studi S1 Farmasi memperoleh gelar Sarjana Farmasi (S.Farm.) dan memiliki kesempatan untuk melanjutkan pendidikan profesi apoteker guna memperoleh gelar Apoteker (apt.).
Selain berkarier sebagai apoteker, lulusan farmasi juga memiliki peluang kerja yang luas, antara lain di rumah sakit, apotek, klinik, laboratorium, industri farmasi, industri makanan dan kosmetik, serta lembaga penelitian baik pemerintah maupun swasta. Lulusan juga dapat berkarier di instansi seperti Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Kementerian Kesehatan, maupun institusi terkait lainnya. Di sektor industri, lulusan farmasi dapat berperan sebagai formulator, peneliti dan pengembang produk, analis mutu, konsultan, hingga manajemen mutu.